Pacaran denganmu seorang lelaki yang begitu sempurna dimataku. Membuat aku menjadi tak pernah berpikir positif. Selalu ada rasa ketakutan yang mendalam. Ketakutan akan kehilangan dirimu dan cintamu. Engkau lelaki yang pernah ku temui selama hidupku ini. Lelaki yang penuh tanggung jawab, setia, penyayang dan pengertian. Bukan hanya itu, engkau lelakiku begitu tampan rupawan sehingga membuat aku berpikiran, wanita mana sih yang tidak menyukai lelaki seperti dia dengan wajah rupawab dan sifat yang baik. Entah wanita bodoh saja yang akan menolak lelaki seperti itu.
Aku bahagia memiliki lelaki seperti dia. Aku sangat bersyukur mendapatkan lelaki seperti dia walau hanya saja sampai saat ini kami memang belum meresmikan pernikahan kami. Semoga ada jalan untuk ke pelaminan.
Akan tetapi disisi lain itu. Entah kenapa aku merasakan yang berbeda, jujur.. walaupun dia begitu sempurna tetapi dia juga tak luput dari kesalahan yang membuat aku terluka. Disaat aku menatap matanya, jauh dilubuk hatiku aku merasakan hatiku tersayat. Entah ini apa namanya akupun juga bingung menjelaskan perasaan apa ini. Perasaan ini sudah lama aku pendam dan setiap kali menatapnya. Yah.. aku bakalan merasakan sakit yang luar biasa.
Aku tidak bisa menebak perasaan itu, apakah itu alam sadar bawah ku yang mengatakan bahwa aku bahagia memilikinya sehingga membuatku terharu ? Ataukah perasaan kesakitan terhadap dirinya yang aku rasakan ? Entahlah. Inilah yang selama ini aku rasakan. Sakit saat menatap matanya, dan ingin sekali meneteskan air mata ini didepannya. Agar dia tau...
Selama bertahun-tahun kami bersama.. aku merasakan begitu hangat hubungan kami. Walau sesekali ada saja pertengkaran yang mengusik kami. Dan itu selalu disebabkan oleh aku. Entah akunya yang terlalu posesif atau kah dia yang terlalu posesif. Atau mungkin kami berdua yang sama sama keras kepala.
Dari ini semua aku berpikir. Sifat kami yang hampir sama dan sikap kami juga yang sangat berbeda membuat cinta ini meragukan diriku.
Hampir setiap malam aku memikirkan ini dan memikirkan kamu.
Aku berpikir apakah kamu akan menjadi jodohku kelak ? Hanya Tuhan yang tahu.
Disetiap malamku , disaat aku akan memejamkan mataku untuk tidur. Selalu terngiang masa masa dimana aku dan kamu merasakan kebahagian serta kesedihan. Kadang bahkan sampai meneteskan air mata.
Ya Tuhan, mengapa aku terlalu mencintai ciptaan-Mu. Tolonglah hamba untuk menjaga rasa cinta aku ini. Menjaga hubungan ini dan menjaga perasaan ini.
Dia yang bersifat susah ditebak membuat aku kesulitan menghadapi sikap dia seperti yang kadang membuat aku kecewa.
Akan tetapi aku malah semakin mencintaimu. Entah lah cinta memang buta.
Itulah yang aku rasakan saat ini. Mungkin 7 dari 10 orang wanita akan merasakan hal yang sama seperti aku. Yang bertahan demi cinta nya walau dalam hati tersayat bahkan setiap malam menangisi seorang lelaki yang dicintainya.
Doaku dan wanita lainnya. Semoga hubungan yang seperti ini dapat bersatu dengan kebahagiaan yang mereka ciptakan sendiri bukan dari orang lain.
Cinta, sebuah ekspetasi yang indah yang banyak diharapkan semua orang. Akan tetapi realita kehidupan cinta memang tak selalu manis seperti gula. cinta itu manis dan pahit. Dan cinta gak akan pernah salah...
Maafkan jika masih belum sempurna. Karena saya baru belajar mencurahkan hatii
BalasHapus